SALATIGA MOBILE LIBRARY

PENDAHULUAN
Istilah perpustakaan digital untuk pertama kali diperkenalkan lewat proyek NFS/DARPA/NASA: Digital Libraries Initiative pada tahun 1994 dalam bidang digitalisasi dokumen dan pembangunan sistem untuk dokumen digital. Perpustakaan digital merupakan perpustakaan yang sebagian besar koleksi nya dalam bentuk format digital serta disimpan di dalam komputerisasi yang dapat diakses melalui komputer.
Kemudian perkembangan teknologi mobile sudah semakin pesat. Akibat adanya pergeseran perkembangan teknologi mobile perpustakaan harus dapat menjadi simbol berubahnya tingkat peradaban. Adanya perkembangan teknologi mobile  membawa dampak yang signifikan bagi layanan berbasis elektronik dan mobile. Komputer digunakan sebagai pendukung layanan perpustakaan, adapun kaitannya yaitu dengan fasilitas alat bantu penelusuran perpustakaan. Pada saat ini pengguna perpustakaan memiliki lebih dari satu perangkat mobile dalam kesehariannya. 
Hadirnya M-Library dapat memberikan kemudahan dan solusi kepada pengguna untuk mencari informasi yang dibutuhkan, dengan hanya mengakses katalog yang fiturnya sudah tersedia pada aplikasi yang ada di perangkat mobile. Di Indonesia pemanfaat teknologi mobile sudah di terapkan di beberapa perpustakaan, walaupun masih sedikit yang menerapkannya dan pemanfaatannya belum secara maksimal. Salah satu perpustakaan yang sudah menggunakan Mobile Library yaitu Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Salatiga.
Kajian Teori
Menurut Needham yang dikutip oleh Mills (2009, 4) bahwa M-Libray adalah sebuah cara yang dilakukan oleh perpustakaan untuk menyediakan layanan perpustakaan agar terjangkau oleh para pengguna ‘mobile phone’ atau ‘smartphones’ kapanpun dan dimanapun mereka berada.
Menurut Prince (2009, 2) adalah M-Libraries, a shortening of the phrase “mobile libraries,” are libraries that accomudate the needs of clients using mobile platforms, such as mobile phones, personal digital assistants (PDAs), tablet PCs, and any other portable communication technology”.
Berdasarkan kedua definisi di atas jelas menyatakan bagaimana perpustakaan memanfaatkan perangkat mobile seperti telpon seluler, PDA, komputer tablet, komputer jinjing, maupun peralatan telekomunikasi portable lainnya. Perangkat-perangkat itu harus dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh perpustakaan dalam mendukung setiap layanan yang ada di perpustakaan mulai dari transaksional, sekedar informasi umum, hingga ke akses sumber informasi berupa bahan digital termasuk multimedia. 
Tampilan  Salatiga Mobile Library
Salatiga Mobile Library adalah aplikasi perpustakaan digital persembahan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Salatiga untuk melihat koleksi buku yang ada di Perpustakaan Kota Salatiga yang tergabung dalam Unicon Catalog Sistem (UCS). Kita tidak hanya bisa melihat koleksi buku di Perpustakaan SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi. Dengan Salatiga Mobile Library anda dapat mencari buku apa saja di genggaman anda. Berikut tampilan  Salatiga Mobile Library:
1. Tampilan awal Mobile Library Salatiga

2. Tampilan Kedua dari M-Library. Terdapat 4 pilihan, yaitu profil, lokasi, cari buku dan berita perpustakaan. Jika menginginkan salah satu nya dapat kita klik.

3. Contoh tampilan jika kita klik cari buku
     
                                                                       
Daftar Pustaka
Satria, Dedi. 2017. Skripsi: Perancangan M-Library Untuk Perpustakaan Universitas Sumatera Utara. Universitas Sumatera Utara: Medan.
Susanto, Setyo Edy. 2010. Desain dan Standar Perpustakaan Digital. Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 10 No. 2


Komentar

Posting Komentar